Daftar BeritaLihat Berita

Lokakarya Revitalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Dalam Merawat dan Mengembangkan Ekosistem Budaya Spiritual Air

By Rusunawa@tulungagung.go.id at Dec 16, 2021

Tulungagung, 16 Desember 2021. Bertempat di Universitas Tulungagung, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Anang Pratistianto ST., M.Si hadir sebagai Narasumber dalam Lokakarya Revitalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Merawat dan Pengembangkan Ekosistem Budaya Spiritual Air. Acara ini mengundang Ketua Bappeda, Kepala Bagian Hukum, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 6 Kepala Dsea, 6 Ketua HIPPA, 4 Ketua GHIPPA, 6 Ketua Lembaga Adat Desayang merupakan para Kepala Adat, Temenggung, Punggawa dan Tokoh Adat.

Bahwa sesuai ketentuan Pasal 13 Undang-undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang pengairan, sumber-sumber air beserta bangunan-bangunan pengairan harus dilindungi serta diamankan, dipertahankan dan dijaga kelestariannya supaya dapat memenuhi fungsinya diantaranya dengan melakukan pengamanan dan pengendalian daya rusak air terhadap sumber-sumbernya dan daerah sekitarnya; perlu dilakukan perbaikan pengelolaan tata ruang dan memperkuat daya dukung lingkungan dan sosial sehingga dapat memberikan hasil dan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan sebagai bentuk menjaga kelestarian ekosistem terutama ekosistem kali, saluran, sungai, waduk, situ dan embung.

Menilik Tulungagung dimasa lalu betapa kehidupannya diliputi oleh limpahan air yang kemudian dipercaya mberkahi Tulungagung hingga saat ini. Ironi ketika Tulungagung hari dihadapkan pada kenyataan bahwa 430 sumber mata air yang menghidupi Tulungagung kemudian hanya tersisa 34 mata air. Serangkaian penelitian yang dilakukan dimulai dengan penyusunan Buku tentang Ekologi Air dimana berusaha mengidentifikasi potensi air yang dimiliki oleh Kabupaten Tulungagung berlanjut dengan Forum Groub Discssion yang melibatkan beberapa ahli dibidangnya hingga sampai pada penyusunan naskah kompilasi sebagai bagian tak terpisahkan dalam menompang penyusunan naskah akademik demi terwujudnya draft Peraturan Bupati Kabupaten Tulungagung tentang Tata Kelola Air.

Revitalisasi yang dimaksudkan disini berfokus pada prasarana sumber daya air secara terpadu melalui konsep naturalisasi. Dimana konsep naturalisasi terdiri dari :

  • Aspek penataan Rumah Terbuka Hijau (RTH)
  • Aspek penyediaan prasarana dan sarana
  • Aspek pengelolaan Sumber Daya Air dan Sanitasi
  • Aspek Ekologi Lingkungan
  • Aspek Pengelolaan sampah dan pemantauan kualitas air
  • Aspek Pemberdayaan masyarakat

Tujuan kegiatan ini yaitu 1. Menyajikan informasi dan pengetahuan serta data-data lanjutan terkait sumber daya air yang dimiliki oleh Kabupaten Tulungagung, 2. Pembentukan opini publik tentang Revitalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokai di Dalam Merawat dan Pengembangkan Ekosistem Budaya Spiritual Air berbasis Eko-Sosio-Kultural yang dimiliki masyarakat Tulungagung berdasarkan konsep naturalisasi dan 3. Mendorong disusunya Naskah Akademis yang dapat digunakan dalam pembentukan Peraturan Bupati Kabupaten Tulungagung tentang Tata Kelola Air.

 


▴ Back Top